Tampilkan postingan dengan label Rehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rehat. Tampilkan semua postingan

Dimanakah menemukan keadilan

Tersenyumlah jika itu tanda bahagia telah menemukan keadilan dan tegaknya hukum,
namun apa daya anda jika itu hanya bualan dan permainan belaka ...

Pernyataan ini mengisyaratkan lautan harapan yang rasanya telah membanjiri dada bagi segenap manusia ber-KTP Indonesia yang rindu akan tegaknya keadilan atau pernyataan ini hanya berasal dari artikel iseng oleh saya yang telah lama gak posting.

Namun untaian peristiwa dan potret dari media informasi seolah memberikan gambaran nyata bahwa pekerjaan rumah itu masih teronggok bahkan bisa jadi tak bertuan. Kita bisa googling sendiri berbagai peristiwa hukum yang meremukkan hati, rasanya seperti lupa kalau kita juga merupakan bangsa yang besar.

Siapakah tuan yang berani membenahi permasalahan ini ? menjadi garda terdepan dan panutan 

Karena keadilan ini mendatangkan ketentraman dan kedamaian ...

Tentunya keadilan bukan sekedar kajian teoritis di bangku pendidikan, bukan pula ucapan para pakar yang memiliki jutaan referensi. Tapi berbagai upaya lelah yang mendatangkan keseimbangan hak dan kewajiban yang proporsional tiap lapisan masyarakat, menghindarkan dari kezhaliman atas orang lain.

Menurut M.Quraish Shihab, keadilan menjelaskan bahwa dalam makna keseimbangan ditemukan pada suatu kelompok yang di dalamnya terdapat macam-macam bagian guna menuju satu tujuan tertentu.

Tentunya bangsa yang besar ini setelah terbebas dari penjajahan kolonialis, bukankah memiliki cita-cita yang luhur ? berikhtiar secara sungguh-sungguh melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Semoga lelah kita nanti dalam mengupayakan keadilan membuahkan kehidupan berbangsa yang lebih baik, mewariskan kepada generasi penerus berbagai manfaat dan estafet teladan yang patut ditiru. Selain itu juga mampu bersaing dan memiliki keunggulan diantara bangsa-bangsa lain di muka bumi.


Rehat humor 004

Tulisan di pintu ruangan kantor


Pegawai 1 : bener bener tuh manager rajin banget ngontrol 

                    bawahannya,  sering banget masuk ruangan ini

Pegawai 2 : iya, puyeng juga kalo lagi ngomel disini

Pegawai 1 : Padahal udah dilarang masuk ruangan ini,

                    tuh gue tempelin sign (tanda) di pintu ruangan.

                    Gak bisa baca apa !

Pegawai 2 : Emang lo tempelin apaan di pintu ?

Pegawai 1 : iniloh tulisan " STAFF ONLY "



Ijazah anak


Emak juara   : anak gue nilai ijazahnya koq jelek padahal biasanya
                        nilai di raport pada bagus-bagus
Emak untung: anak gue beruntung banget nilai ijazahnya bagus
                        padahal raportnya biasa kebakaran
Emak lola     : anak gue lagi mo di selametin,
                        nilai raport dan ijazahnya pada kebakaran nih
Emak juara   : ikut susulan lagi ya, perbaikan gitu ?
Emak untung: bayar berapa lo ? ke siapa ?
Emak lola     : raport ama ijazahnya gue rendem di air biar kebakarannya mati



Update status

Emak: ujang, beliin emak air galon ya
ujang: iya mak, update status dulu
Emak: sekalian ke pasar tolong beli emak, bumbu dapur
ujang: iya mak, update status dulu
Emak: pulangnya langsung cuci pakaian sekolah yang kotor ya
ujang: iya mak, update status dulu
Emak: Koq belum jalan juga jang, nunggu apa lagi sih jang
ujang: nunggu ada yang nge-like sama yang isi comment mak


Yang muda yang nggak bakalan tua


Pernahkah anda melihat bapak tua berumur sekitar 70-an menjajakan rambutan di pom bensin. Beliau menawarkan tiga ikat rambutan yang terlihat mulai layu tanpa sepatah kata-pun, hanya bermodalkan tatapan matanya dan sodoran tangannya yang renta memperlihatkan dagangan.

Barangkali anda juga pernah melihat manusia-manusia seumur pak tua penjual rambutan berjalan menuju pasar untuk melakukan kegiatan yang sama. Bahkan bisa jadi dagangannya lebih banyak dan lebih berat yang harus dibawa berjalan bersamanya.

semangat pak tuaUsia produktif terasa menjadi lebih panjang pada negara berkembang atau bisa dikatakan miskin, maka saat umur sudah senja-pun masih melakukan kegiatan pemenuhan kebutuhan hidup. Potret kehidupan ini merupakan bagian dari album foto besar  negara yang telah merdeka lebih dari 60 tahun ini.

pak tua penjual kelontongibu tuaTentunya buat apa mereka yang tua berjualan jika anak-anaknya atau saudaranya sudah mampu, mapan dan sejahtera. Dengan rata-rata pendapatan per kapita yang masih kecil, tingkat inflasi dan pemerataan pendapatan yang timpang menjadikan  lingkungan terdekat rata-rata senasib dengannya dalam hal kesejahteraan.

Siapa yang harus peduli ?

Kepedulian menjadi jembatan antara mereka yang kaya dengan yang miskin, beruntung dengan yang tidak beruntung dan memupuk kasih sayang dari yang muda kepada yang sudah tua.

Sudahkan kepedulian menjadi budaya ? dibangkitkan melalui pendidikan, penanaman dan dibiasakan dalam keseharian. Jangan lupa, juga dicontohkan melalui perilaku para pemegang amanah negara.

Tanggung jawab pemuda diharapkan dapat mengubah menjadi lebih baik, karena memiliki usia dan asumsi produktivitas tinggi dan investasi berharga masa depan

Bagaimana jika yang muda sudah tidak peduli ?. Terjebak dengan nafsu mudanya yang tidak terkendali.

yang muda hura hura dugemAda yang berkutat dengan tawuran ... dengan resiko mati muda.

Ada yang berada di dunia halusinasi melalui kubangan narkoba. Narkoba menjadi obat awet muda yang mujarab, tidak akan merasakan menjadi tua karena resiko mati muda.

Ada ... dan ... ada lagi ...

Semoga ada yang masih sholeh, memanfaatkan masa emas di usia mudanya ...

Kami Rohis bukan teroris

rohis bukan teroris
Pemberitaan dengan opini negasi dan menyudutkan rohis dilakukan metro TV melalui tayangan grafis berjudul pola rekrutmen teroris muda dengan memberikan warning pada foot-nya "Awas generasi baru teroris". Salah satu pola perekrutan pada tayangan tersebut adalah melalui kegiatan ekstrakurikuler masjid-masjid di sekolah.

info grafis metro tv
Hal tersebut kontan menyulut protes masyarakat terutama dari aktivis yang berasal dari kerohanian islam di sekolah maupun kampus. Tersirat dengan jelas bahwa pola yang dimaksud memang mengarah pada lembaga kerohanian islam, bahkan menurut rekaman yang dimiliki KPI bahwa narasumber dalam acara tersebut memang menyatakan secara lisan "rohis".

Secara pribadi, saya termasuk yang pernah merasakan berkecimpung dalam kerohanian islam, merasakan nikmatnya menimba ilmu keagamaan ditengah minimnya siraman rohani pada lembaga formal karena jam-nya pun terbatas. Baru mulai bisa membaca al quran walau terbata-bata dan coba mempelajari jerih payah para pendahulu agama ini yang dengan susah payah menegakkan islam.

Pernyataan dari saya " Saya alumni rohis, dan saya bukan teroris " dan saya tidak akan mengajarkan dan mewariskan kepada tiga anak saya untuk menjadi teroris. Islam itu lebih indah dari yang anda bayangkan.

Intermezzo: video lagu tentang rohis.

Tumpul

tumpul
Perumpamaan pisau, ia tajam dibawah namun tumpul ke atas, dan wajah hukum di Indonesia sedang memperlihatkan hal ini. Kemampuannya untuk mengiris ketidakberdayaan rakyat jelata yang hidupnya serba kekurangan tidak perlu diragukan lagi, namun jangan tanya apabila perbuatan iseng bin jahat dilakukan oleh pejabat atau kalangan pembesar, maka .... pisau itu tumpul.

Perumpamaan itu yang saya dengar pada khutbah jum'at pekan ini, menarik tapi memilukan.

Inilah sebagian gambaran umat islam yang ironisnya tiap tahun merayakan maulid nabinya. Perayaannya sungguh sangat meriah bahkan menghiasi agenda kegiatan istana negara. Sayang .... tumpul, belum mampu membangunkan dan memotivasi pemimpin dan umat untuk bersama berbuat lebih aplikatif, yakni mencontoh Rasulullah SAW dalam kehidupannya. 

Padahal maulid yang dicanangkan Shalahuddin al ayyubi mampu meningkatkan semangat ketaqwaan umat yang rindu akan Rasulullah. Pemimpin dan rakyatnya bersama untuk bangkit dan jayalah umat di masa itu.

Selamat, semoga sukses di dunia dan akhirat

semoga sukses dunia akhirat
Ucapan “selamat”, “semoga sukses selalu” dan ucapan lainnya dalam berbagai kesempatan silaturahmi maupun dalam formal meeting sudah acapkali terdengar. Bahkan ucapan tersebut dapat menghangatkan hubungan kedua belah pihak hingga dalam pertemanan dunia maya.

Hiasan kalimat ini dapat dan mudah dilakukan oleh berbagai lapisan masyarakat, baik mereka yang baik maupun jahat sekalipun. Karena memang kerapkali ucapan tersebut memiliki perspektif dan bingkai terbatas yakni hubungan manusia yang sesaat, di dunia saja.

Dunia, identik dengan fana dan bersifat sementara, jika kita ukur umur seorang manusia dengan kesempatannya untuk melakukan segala aktivitas, cita-cita dan misi yang hendak dicapainya maka kita dapat menilai prosentasi keberhasilannya menjadi semu.

Berapa banyak manusia yang meninggal dunia di waktu muda ? Anda bisa saja menemukan manusia yang hingga usia lanjut pun tidak merasa puas dengan apa yang telah dicapainya selama ini.

Lalu, bagaimana jika kita melengkapinya dengan satu kalimat, Akhirat. Anda bisa saja menolak untuk menambahkan kalimat tersebut jika tidak yakin akan keberadaanya, sayangnya anda perlu menjelaskan mengapa harus anda yang berada di dunia ini ? Karena, kerterbatasan dunia akan dilengkapi dengan Akhirat sebagai penghujung jalan dan akhir perjalanan lalu dipertemukan dengan Penciptanya untuk mempertanggungjawabkan semua amalnya di dunia.

Setelah kita menambahkannya menjadi, “Selamat semoga sukses di dunia dan akhirat” maka terasa lengkap jika kita mengucapkannya kepada orang lain.

Saya ucapkan kepada politikus busuk, “Selamat semoga sukses di dunia dan akhirat”,
kepada para koruptor  “Selamat semoga sukses di dunia dan akhirat”,
kepada para pedagang culas “Selamat semoga sukses di dunia dan akhirat”,
kepada para pemimpin negara yang angkuh “Selamat semoga sukses di dunia dan akhirat”,
kepada Saya, Anda dan kita semua “Selamat semoga sukses di dunia dan akhirat”.

10 Resep Sukses Bangsa Jepang

by Romi Satria Wahono

sukses ala jepang
Setelah Hiroshima dan Nagasaki luluh lantak terkena bom atom sekutu (Amerika), Jepang pelan tapi pasti berhasil bangkit. Mau tidak mau harus diakui saat ini Jepang bersama China dan Korea Selatan sudah menjelma menjadi macan Asia dalam bidang teknologi dan ekonomi. Alhamdulillah saya mendapat kesempatan 10 tahun tinggal di Jepang untuk menempuh studi saya.

Dalam artikel sebelumnya saya mencoba memotret Jepang dari satu sisi. Kali ini, saya mencoba merumuskan 10 resep yang membuat bangsa Jepang bisa sukses seperti sekarang. Tentu rumusan ini di beberapa sisi agak subyektif, hanya dari pengalaman hidup, studi, bisnis dan bergaul dengan orang Jepang di sekitar perfecture Saitama, Tokyo, Chiba, Yokohama. Intinya kita mencoba belajar sisi Jepang yang baik yang bisa diambil untuk membangun republik ini. Kalau ditanya apakah semua sisi bangsa Jepang selalu baik, tentu jawabannya tidak. Banyak juga budaya negatif yang tidak harus kita contoh ;)

1. KERJA KERAS

Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan. Di kampus, professor juga biasa pulang malam (tepatnya pagi ;) ), membuat mahasiswa nggak enak pulang duluan. Fenomena Karoshi (mati karena kerja keras) mungkin hanya ada di Jepang. Sebagian besar literatur menyebutkan bahwa dengan kerja keras inilah sebenarnya kebangkitan dan kemakmuran Jepang bisa tercapai.

2. MALU

Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang  lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Bagaimana mereka secara otomatis langsung membentuk antrian dalam setiap keadaan yang membutuhkan, pembelian ticket kereta, masuk ke stadion untuk nonton sepak bola, di halte bus, bahkan untuk memakai toilet umum di stasiun-stasiun, mereka berjajar rapi menunggu giliran. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.

3. HIDUP HEMAT

Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai  kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00. Contoh lain adalah para ibu rumah tangga yang rela naik sepeda menuju toko sayur agak jauh dari rumah, hanya karena lebih murah 20 atau 30 yen. Banyak keluarga Jepang yang tidak memiliki mobil, bukan karena tidak mampu, tapi karena lebih hemat menggunakan bus dan kereta untuk bepergian. Termasuk saya dulu sempat berpikir kenapa pemanas ruangan menggunakan minyak tanah yang merepotkan masih digandrungi, padahal sudah cukup dengan AC yang ada mode dingin dan panas. Alasannya ternyata satu, minyak tanah lebih murah daripada listrik. Professor Jepang juga terbiasa naik sepeda tua ke kampus, bareng dengan mahasiswa-mahasiswanya.

4. LOYALITAS

Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan. Kota Hofu mungkin sebuah contoh nyata. Hofu dulunya adalah kota industri yang sangat tertinggal dengan penduduk yang terlalu padat. Loyalitas penduduk untuk tetap bertahan (tidak pergi ke luar kota) dan punya komitmen bersama untuk bekerja keras siang dan malam akhirnya mengubah Hofu menjadi kota makmur dan modern. Bahkan saat ini kota industri terbaik dengan produksi kendaraan mencapai 160.000 per tahun.

5. INOVASI

Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah. Mobil yang dihasilkan juga relatif lebih murah, ringan, mudah dikendarai, mudah dirawat dan lebih hemat bahan bakar. Perusahaan Matsushita Electric yang dulu terkenal dengan sebutan “maneshita” (peniru) punya legenda sendiri dengan mesin pembuat rotinya. Inovasi dan ide dari seorang engineernya bernama Ikuko Tanaka yang berinisiatif untuk meniru teknik pembuatan roti dari sheef di Osaka International Hotel, menghasilkan karya mesin pembuat roti (home bakery) bermerk Matsushita yang terkenal itu.

6. PANTANG MENYERAH

Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia. Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita :) Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo. Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen). Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini :)

7. BUDAYA BACA

Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi  kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institut penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan. Saya biasa membeli buku literatur terjemahan bahasa Jepang karena harganya lebih murah daripada buku asli (bahasa inggris).

8. KERJASAMA KELOMPOK

Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok”. Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.

9. MANDIRI

Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang paling gede sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen seangkatan saya dulu di Saitama University mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.

10. JAGA TRADISI

Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan. Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata “tidak” untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena ”hai” belum tentu “ya” bagi orang Jepang ;)  Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

Mungkin seperti itu 10 resep sukses yang bisa saya rangkumkan. Bangsa Indonesia punya hampir semua resep orang Jepang diatas, hanya mungkin kita belum mengasahnya dengan baik. Di Jepang mahasiswa Indonesia termasuk yang unggul dan bahkan mengalahkan mahasiswa Jepang. Orang Indonesia juga memenangkan berbagai award berlevel internasional. Saya yakin ada faktor “non-teknis” yang membuat Indonesia agak terpuruk dalam teknologi dan ekonomi. Mari kita bersama mencari solusi untuk berbagai permasalahan republik ini. Dan terakhir kita harus tetap mau belajar dan menerima kebaikan dari siapapun juga.

Tetap dalam perdjoeangan !

Sumber: http://romisatriawahono.net/2007/06/13/10-resep-sukses-bangsa-jepang/

Cokelat, Digemari tapi Jangan Lupa Diwaspadai

Cokelat, banyak yang menggemarinya banyak pula yang tergila-gila dengannya. Cemilan manis pengisi suasana santai ini kadang membuat ketagihan karena membawa kenyamanan dan ketenangan tersendiri, asal ingat saja, dengan kandungan gula yang tinggi, cokelat juga bisa menimbulkan kegemukan. Tak hanya itu, tak sembarang juga cokelat dapat kita konsumsi, ada banyak titik kritis keharamannya bila kita tak hati-hati.

Berkembangnya teknologi pengolahan pangan, membuat kita harus kritis terhadap makanan olahan, tak terkecuali cokelat. Orang selalu mencari alternatif bahan yang lebih murah dengan sifat-sifat yang menyerupai cokelat. Hal inilah yang menjadikan produk cokelat perlu diwaspadai kehalalannya karena adanya kemungkinan penggunaan bahan-bahan yang diragukan kehalalannya. Di samping itu dalam pembuatan produk cokelat diperlukan bahan-bahan aditif dan ingreden lainnya yang tentu saja harus kita perhatikan.

Bahan Pensubtitusi dan Pengganti Cokelat

Lemak nabati seringkali digunakan untuk mengganti cocoa butter dalam pembuatan cokelat, karena harganya yang lebih murah. Agar memiliki komposisi yang mirip, lemak nabati harus ditambahkan cocoa butter substitute (CBE). Sumber minyak yang sering digunakan untuk membuat CBE adalah minyak sawit, minyak illpe (Shorea stenopatra) dan lemak she (Butyrospermum parkii).

Kehalalan dipertanyakan jika proses pembuatan CBE melibatkan proses enzimatis, dimana sebagian enzim yang digunakan untuk melakukan reaksi ini berasal dari hewan, khususnya babi, dan sebagian lagi berasal dari mikroorganisme.

Susu dan Turunannya

Susu dan produk turunannya seperti whey banyak digunakan dalam pembuatan produk cokelat, bahkan salah satu jenis produk cokelat yang favorit adalah cokelat susu. Whey diragukan kehalalannya karena biasanya diperoleh dari proses pembuatan keju. Dalam proses pembuatan keju tersebut banyak menggunakan enzim, dimana salah satu jenis enzim yang digunakan bisa berasal dari babi atau sapi yang tidak disembelih secara Islami.

 Gula (Pemanis)

Jenis gula yang digunakan dalam pembuatan produk cokelat adalah gula pasir. Gula pasir ini dipermasalahkan kehalalannya karena pada proses pemucatan atau pemutihan warna gula seringkali digunakan arang aktif. Arang aktif ini selain dapat berasal dari tanaman, juga bisa dari tulang hewan (tulang babi atau tulang sapi).

 Jenis gula atau pemanis lain yang sering digunakan dan diragukan kehalalannya adalah sirup glukosa. Dalam pembuatan sirup glukosa, turut melibatkan enzim alpha-amilase yang bersumber dari mikroorganisme atau hewan. Bila berasal dari hewan ada kemungkinan berasal dari babi. Itulah sebabnya kehalalan sirup glukosa dipertanyakan, kecuali sirup glukosa yang telah mendapatkan sertifikat halal.

 Jenis pemanis lain adalah pemanis non-kalori. Pemanis ini digunakan untuk produk-produk cokelat yang ditujukan bagi orang yang melakukan diet kalori. Contoh pemanis non-kalori yang bisa digunakan dalam produk cokelat dan dipertanyakan kehalalannya adalah sorbitol karena sorbitol dibuat dari glukosa di mana glukosa sendiri kehalalannya bisa dipertanyakan.

Lesitin

Lesitin secara kimia adalah fosfolipida yang berperan sebagai pengemulsi (emulsifier) yaitu bahan kimia yang mampu membuat campuran air dan minyak bercampur merata dalam jangka waktu lama. Dalam proses pembuatannya mula-mula lesitin diektraksi dari kedelai dengan menggunakan pelarut organik lalu setelah terekstrak pelarutnya dihilangkan sehingga diperoleh apa yang disebut dengan ekstrak kasar lesitin. Di masa lalu lesitin jenis inilah yang digunakan. Akan tetapi, untuk tujuan memperbaiki sifatnya maka dibuat turunan-turunan lesitin agar diperoleh sifat lesitin yang lebih baik.

Ada berbagai cara untuk membuat produk turunan lesitin, yang diragukan kehalalannya diantaranya proses yang menggunakan enzim fosfolipase A yang berasal dari pankreas babi dan proses ekstraksi yang menggunakan alkohol.

Secara umum status kehalalan lesitin adalah syubhat karena ternyata ada jenis turunan lesitin yang haram dan dipasarkan dengan menyebutkan hanya lesitin saja, tidak dibedakan yang mana ekstrak kasar lesitin dan mana turunan lesitin.

Perisa (Flavor)

Cokelat sendiri sebenarnya adalah salah satu jenis perisa (flavor), yang memberikan citarasa cokelat. Secara umum status kehalalan flavor adalah syubhat. Jenis flavor cokelat sintetik ini rawan kehalalannya karena dalam pembuatannya sering melibatkan penambahan asam-asam lemak di mana asam lemak bisa diperoleh dari nabati (tanaman) atau hewani (termasuk babi).

Tidak hanya flavor cokelat, flavor lain pun sering ditambahkan seperti vanilin. Vanilin diperoleh dengan ekstraksi menggunakan pelarut campuran alkohol (etanol) dengan air, sehingga ekstrak vanili yang diperoleh masih mengandung alkohol yang relatif tinggi.

Ternyata memang cukup banyak titik kritis dalam cokelat yang harus diwaspadai, dan kita sebagai konsumen muslim harus hati-hati dalam memilih karena sedikit saja bahan haram masuk, maka akan haram seluruhnya. Dan doa kita pun tidak akan terkabul bila ada bahan makanan yang kita makan mengandung bahan haram.

Lalu apa yang harus kita lakukan, tentu saja tidak berarti menghindari makan semua cokelat, karena tidak semua cokelat haram adanya. Sudah cukup banyak cokelat yang telah mendapatkan setifikat halal dan aman dikonsumsi. Perhatikan logo halal di kemasannya atau bila terpaksa lihat komposisinya, bila ada bahan-bahan yang diragukan, bukankah lebih baik meninggalkan hal-hal yang meragukanmu. So, selamat menikmati Cokelat.

Sumber: http://www.halalmui.org/index.php?option=com_content&view=article&id=519%3Acokelat-digemari-tapi-jangan-lupa-diwaspadai&catid=93%3Ahalal-article&Itemid=428&lang=en

Bila nikah bukan karena ibadah

Ketika baru Menikah ............ 

Cowok : Akhirnya, aku sudah menunggu tibanya saat ini sejak lama.
Cewek : Apakah kau rela kalau aku pergi?
Cowok : Tentu Tidak!!! Jangan pernah kau berpikiran seperti itu.
Cewek : Apakah Kau mencintaiku?
Cowok : Tentu!!! Selamanya akan tetap begitu.
Cewek : Apakah kau pernah selingkuh?
Cowok : Tidak!!! Aku tak akan pernah melakukan hal buruk itu.
Cewek : Maukah kau menciumku?
Cowok : Ya.
Cewek : Sayang.....

Sesudah bertahun-tahun menikah... (tinggal baca dari bawah ke atas)

Rehat Humor 003

Operasi Usus Buntu

Sang pasien mati-matian membujuk dokter agar tidak membedahnya. "Sebetulnya saya tidak menderita penyakit yang serius," ungkapnya, "kecuali usus buntu saya agak terasa gatal."
"Baiklah kalau begitu," jawab dokter,"mari segera kita keluarkan."
"Apakah usus buntu ini harus dikeluarkan hanya karena gatal sedikit, Dok?" "Tentu saja," balas dokter dengan nada tidak sabar.
"Setelah dikeluarkan barulah kita bisa menggaruknya." 
 
Terbukti

“Kenapa kamu berhenti dari pekerjaan terakhirmu?”
“Boss saya menuduh saya mencuri uang perusahaan.”
“Kenapa tidak kau suruh dia membuktikannya?”
“Sudah. Ternyata dia bisa.”


Memelas

Seorang anak berlari menemui ibunya di dapur.
Anak : “Bu, minta uang.”
Ibu : “Buat apa?”
Anak : “Itu, di depan rumah ada orang yang berteriak memelas.”
Ibu : “Apa teriakannya?”
Anak : “Bakso, Bakso!”


Seumur Hidup

Setelah berpikir cukup lama, akhirnya Jepri mendapatkan ide-ide untuk mengutarakan cintanya kepada si Nita. Jepri menemukan kata-kata yang dianggapnya sangat pas, halus dan dapat mengungkapkan maksudnya dengan jelas.
Jepri   : Nita, emm… maukah kamu membantuku mengatur gajiku ?
Nita    : Oh ya dengan senang hati, mengapa tidak mau ?
Jepri   : Maksudku … untuk seumur hidup
Nita    : Mengapa butuh waktu yang begitu lama untuk menghitung gajimu ?
Jepri   :  ?!?!?!?!?!


Very Fast

humor picSuatu ketika ada turis Jepang berkunjung ke Jakarta. Ia memesan taksi. Ketika berada dalam perjalanan, ia melihat mobil Honda lewat.
Turis jepang itu berkata : “Honda, made in Japan. very fast!”
Kemudian lewat mobil Toyota. Maka turis tersebut berkomentar lagi :”Toyota made in Japan.Very fast!”. Supir taksi itu kesal mendengarnya.
Setelah turun, turis Jepang itu kaget sewaktu melihat argonya yang begitu mahal.
Dengan bangga supir taksi tersebut berkata : “Argo Indonesia. Very fast!”.
Turis jepang  :  ?!?!?!?!?

Miris! Begini Cara Seorang Bapak Malang Ini Demi Membahagiakan Anaknya..

"Karena hujan yg tidak kunjung berhenti, akhirnya

saya memutuskan menerobos hujan, karena hari sudah malam...

Dan sampai di Cikini, perut udah ga bisa diajak kompromi, akhirnya saya memutuskan mampir di warung nasi tenda dipinggir jalan..

    lagi asik asiknya menikmati pecel lele, masuklah seorang bapak, dg istri & 2 anaknya..
    Yg menarik adalah kendaraan mereka adalah gerobak dorong..
    Lalu bapak ini memesan 2 piring nasi & ayam goreng utk istri & anaknya.

Pertamanya sih ga ada yg menarik, tetapi ketika saya selesai makan, ada yg menarik hati saya..Ternyata, yg menikmati makanan itu hanya istri dan anaknya. Sedangkan sang bapak hanya melihat istri & anaknya menikmati makanan ini.

    Sesekali saya melihat anak ini tertawa senang sekali,& sangat menikmati ayam goreng yg dipesan oleh bapaknya..
    Saya perhatikan, wajah sang bapak, walau tampak kelelahan terlihat senyum bahagia di wajahnya..

Lalu saya mendengar dia berkata..
" makan yg puas Nak, toh..hari ini tanggal kelahiranmu.."
Saya terharu mendengarnya..Langsung terenyuh hati ini.
seorang bapak, dgn keterbatasannya, sebagai (mungkin) pemulung.. memberi ayam goreng warung tenda dipinggir jalan , untuk hadiah anaknya..
Hampir mau menangis rasanya saya diwarung itu..

Segera sebelum air mata ini tumpah, saya berdiri,& membayar makanan saya,& juga dengan pelan pelan saya bilang sama penjaga warung...
"mas, tagihan bapak itu, saya yg bayar..dan tolong tambahin ayam goreng dan tahu tempe" Lalu lekas lekas saya pergi.

kisah ini kutulis, untuk bahan perenungan.. Bahwa Tuhan sudah memberikan yg terbaik untuk saya saat ini..., kita biasa makan di S*shi-Tei, Kent*cky, Mc D*nald, H*ka H*ka Bent*, Pizza H*t dsb...
Tetapi bagi org disekitar kita, pecel lele dipinggir jalan, adalah makanan mewah buat dia....

Sungguh tak pantas bagi saya untuk mengeluh ...
Rasa syukur akan mengantarkan rasa bahagia ..."

Dari seorang teman,

sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php

Rehat Humor 002

Enggan masuk Wamil

Pemuda yang enggan masuk wajib militer." Saya tidak mungkin bisa masuk Angkatan Darat ! "
Perwira: " Mengapa tidak ? " tanya Perwira Rekrut yang mendaftarnya.
Pemuda: " Karena kaki saya yang satu lebih panjang dari pada kaki yang lain. "
Perwira: " Jangan kuatir. Di tempat kau akan bertempur tanahnya juga tidak rata. "


Uang Tutup Mulut

Cerita ini terjadi di kalangan angota dewan yang terhormat seorang anggota dewan pada suatu siang ditelepon oleh seorang perempuan suara disana berkata"selamat siang bapak anggota   dewan",   dari   suarannya   perempuan   itu   masih   muda   
"siang","ini   siapa yahh??".tanya anggota dewan itu
"saya anne , yang pernah tidur bersama bapak waktu itu"
"hah???",terdengar penasaran
"klo bapak tidak ingin rahasia itu terbongkar bapak harus memberi saya uang tutup mulut",
 "ok baiklah " jawab anggota dewan itu pasrah ...  kemudian  dia  berpikir  dimana  dia pernah  meniduri  wanita tersebut.

Rehat Humor 001

Yang Benar-benar Benar 

Nasrudin sedang menjadi hakim di pengadilan kota. Mula-mula ia mendengarkan dakwaan yang berapi-api dengan fakta yang tak tersangkalkan dari jaksa. 

Setelah jaksa selesai dengan dakwaannya, Nasrudin berkomentar:
“Aku rasa engkau benar.”

Petugas majelis membujuk Nasrudin, mengingatkan bahwa terdakwa belum membela diri. Terdakwa diwakili oleh pengacara yang pandai mengolah logika, sehingga Nasrudin kembali terpikat. 

Setelah pengacara selesai, Nasrudin kembali berkomentar: “Aku rasa engkau benar.”

Petugas mengingatkan Nasrudin bahwa tidak mungkin jaksa betul dan sekaligus pengacara juga betul. Harus ada salah satu yang salah !

Nasrudin menatapnya lesu, dan kemudian berkomentar: “Aku rasa engkau benar.”

Dosen Filosofi 

Di sebuah ruang kelas, para mahasiswa sedang mengikuti mata kuliah filosofi. Dosen yang mengajar mencoba melemparkan topik diskusi  tentang Tuhan.

“Ada yang pernah melihat Tuhan?” tanya si dosen.
Semua diam tak menjawab.

“Ada yang pernah mendengar Tuhan bersuara?” si dosen bertanya lagi.
Kali ini pun tak ada yang menyahut.

“Ada yang pernah menyentuh Tuhan?” tanya dosen. Semua diam.
“kesimpulannya tidak ada Tuhan,” kata dosen senang.

Terdengar gumaman protes, sampai akhirnya seorang mahasiswa berdiri bertanya, “Ada yang pernah melihat otak pak dosen?” Tak ada jawaban.
“Ada yang pernah mendengar otak pak dosen?” Tak seorangpun menjawab.
“Ada yang pernah menyentuh otak pak dosen?” sekali lagi hening.
“kesimpulannya pak dosen tidak punya otak,” kata mahasiswa.

Membuka pintu ilmu

Sebagai pemula, izinkan saya mengenal dan mengarungi lautan pengetahuan dalam dunia maya melalui blog yang sederhana ini. Saya akan mencoba menuliskan dan membagi sedikit ilmu dengan mengharapkan interaksi yang positif untuk saling mewarnai dan membingkainya dengan keindahan dan kebaikan agar kita semua dapat saling menikmatinya.

Luasnya ilmu yang bak seluas lautan tentunya tak sebanding dengan luasnya penglihatan manusia yang sebatas pandangan mata yang terbatas. Kedalaman dan kepahaman terhadap sesuatu ilmu bisa jadi tergantung ikhtiar manusia dalam menggalinya yang sangat membutuhkan kesungguhan, pengalaman bahkan interaksi para pencari ilmu dalam menemukan kebenaran ilmu.

Tentunya kita berharap petunjuk dan hidayah dari Pemilik Ilmu itu sendiri. Dialah pencipta manusia dan yang memiliki alam semesta, Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Dengan Do'a yang tulus dan ikhtiar yang melelahkan semoga kita menemukan ilmu, sebagai jalan utama menuju Keridhoan Pencipta Manusia. Kebaikan dan kemanfaatan pun dapat diraih agar manusia bahagia di dunia yang sementara ini juga berbahagia di akhirat kelak.

Tata Tertib Kerja PT. Kadang Sukses

Pakaian Kerja

Anda disarankan berpakaian sesuai gaji yang anda terima.
Bila kami melihat anda berpakaian mewah, membawa tas Aigner, atau sepatu gucci,
maka kami anggap anda hidup berkecukupan dengan gaji anda dan karenanya tidak akan ada kenaikan gaji sampai anda terlihat melarat lagi.

Ijin Sakit
Kami tidak menerima lagi surat keterangan sakit dari dokter sebagai bukti bahwa anda sakit. Kalau anda mampu mengunjungi dokter, kami nilai anda juga mampu bekerja.

Tindakan Operasi
Tindakan operasi sekarang dilarang!.
Selama anda menjadi kayawan disini, anda harus tetap memiliki seluruh organ tubuh
anda, jangan sampai ada organ tubuh anda yang diambil dalam tindakan operasi.
Dulu kami merekrut anda dengan organ-organ tubuh yang lengkap. Mengurangi jumlah organ tubuh kami nilai sebagai pelanggaran perjanjian kerja.

Hari Bebas
Semua karyawan berhak mendapatkan 104 hari bebas kerja setiap tahunnya, yaitu pada hari sabtu dan minggu!

Hak Cuti
Semua karyawan diberikan masa cuti pada waktu yang bersamaan setiap tahunnya sebagai berikut: 1 januari

Hak Cuti Berduka/Keluarga Meninggal
Ini bukan alasan untuk cuti!.
Anda tidak dapat berbuat apa2 bila sahabat, rekan-kerja, tetangga atau famili anda meninggal.
Anda harus mengatur orang lain yang non-karyawan untuk melayat.
Dalam kasus khusus dimana karyawan tetap harus terlibat, upacara penguburan harus dijadwalkan sore hari.
Kami mengijinkan anda bekerja pada jam istirahat siang dan anda boleh meninggalkan
pekerjaan satu jam lebih awal, bila pekerjaan anda telah selesai.

Pengecualian :
Peraturan diatas tidak berlaku bila yang meninggal adalah karyawan ybs sendiri.
Akan tetapi harus dengan pemberitahuan 2 minggu sebelumnya karena anda harus men- train karyawan pengganti anda.

Penggunaan WC Kantor
Terlampau banyak waktu dibuang di WC!.
Mulai saat ini, kami akan mengatur jadwal ke WC bagi karyawan sesuai urutan alfabet nama.
Sebagai contoh: Karyawan dengan awal nama "A" boleh ke WC jam 8.00 sampai jam
8.20. Karyawan dengan awal nama "B" dari jam 8.20 sampai 8.40, dst..,dst...
Bila anda tidak sempat ke WC dalam jadwal tersebut, anda harus menunggu sampai keesokan harinya.
Dalam kasus emergency, karyawan boleh menukar jadwal WC dengan karyawan lain.
Supervisor dari kedua karyawan tersebut harus memberi ijin tertulis sebelumnya.

Jam Makan Siang

Karyawan yang kurus mendapatkan istirahat makan selama satu jam, karena mereka perlu makan lebih banyak supaya kelihatan sehat.
Karyawan yang berukuran "normal" mendapat jam istirahat makan siang selama 30 menit
agar mendapatkan pola makan yang tidak berlebihan untuk mempertahankan bentuk
tubuhnya.
Karyawan yang gendut, mendapat waktu istirahat 5 menit, karena mereka cuma butuh minum VEGETTA dan pil diet.

Terima kasih atas kesetiaan anda pada perusahaan.
Kami adalah perusahaan yang sangat peduli dengan sikap positif dan keseimbangan karyawan.


From Ebook

9 Kesalahan Saat Memasak

Meskipun seseorang tergolong ahli di bidang masak memasak, ada kalanya di dapur akan tetap terjadi kesalahan. Nah, berikut ini ada kiat agar memasak selalu sukses.

1. Panci Terlalu Dingin
Jika memasak di panci/wajan yang kurang panas, bahan masakan akan lengket dan tidak mengeluarkan warna. Ini kesalahan yang sering terjadi saat memasak steak atau daging olahan lain di atas penggorengan.
Jangan takut memanaskan wajan, toh Anda selalu dapat mengecilkan api kompor dan mendinginkannya kembali jika wajan tampak sudah terlalu panas. Pastikan juga, masukkan sedikit minyak ke wajan sebelum mulai memanaskannya.

2. Ikan Terlalu Matang
Ikan yang terlalu matang pasti tak akan terasa lezat lagi. Anda harus tahu, ikan yang terlalu matang akan kehilangan rasa dan kelembapannya. Jika memasaknya dengan benar, untuk beberapa lama ikan akan tampak tidak jauh berbeda seperti saat masih mentah. Anda tak perlu takut ikan tak akan matang sempurna. Suhu panas akan tetap masuk ke dalam daging ikan tanpa perlu api yang besar. Dan pada saat membeli ikan, pastikan mata ikan bercahaya, bersih, dan insang masih merah. Ikan segar tidak mengeluarkan bau (kecuali bau dari laut). Jika berbau amis, jangan dibeli!

3. Terlalu Sering Dibolak-balik
Jika memasak steak, letakkan daging di wajan dan jangan disentuh sampai tiba saatnya untuk membaliknya. Membolak-balik daging bisa menghambat keseluruhan daging menjadi matang. Jangan tergoda untuk selalu memeriksa apakah permukaan daging lainnya sudah matang atau belum. Masaklah berdasarkan waktu. Misalnya untuk steak, satu menit untuk setiap sisi, lalu biarkan.

4. Terlalu Penuh
Jika memasak, Anda mungkin cenderung tidak mengukur jumlah bahan yang akan dimasak. Misalnya, memasukkan ½ lusin sosis ke dalam wajan atau 2-3 irisan besar daging steak sekaligus. Tahu tidak, cara ini akan merusak makanan! Wadah yang terlalu penuh akan menyebabkan air cepat mendidih (karena tak cukup ruang bagi uap untuk keluar dari panci), dan hasilnya, daging jadi tidak matang sempurna.*
Meskipun seseorang tergolong ahli di bidang masak memasak, ada kalanya di dapur akan tetap terjadi kesalahan. Nah, berikut ini ada kiat agar memasak selalu sukses.

5. Daging Terlalu Matang
Sebagian besar orang yang tak berpengalaman memasak pun pasti tahu, potongan besar daging akan menciut saat dimasak. Ini terjadi karena, pada saat memanaskan daging di luar temperatur tertentu, protein yang dikandungnya mulai berkontraksi dan memaksa sarinya keluar dari daging. Solusinya, pastikan, saat memanggang daging, gunakan panas rendah untuk waktu yang lama.

6. Kurang Garam
Anda mungkin sering menuang terlalu sedikit garam pada masakannya (atau malah lupa dan sama sekali belum memasukkan garam) karena takut keasinan. Taburkan sedikit garam pada seluruh daging sebelum memasaknya, dan masukkan garam ke dalam air sebelum merebus sayuran. Menambahkan garam di saat-saat terakhir memasak terkadang tak cukup berguna karena ada masakan yang bisa matang dengan baik hanya bila ditambahkan garam selama proses memasak.

7. Pisau Tumpul
Pisau yang tumpul, selain bisa merusak bahan makanan saat Anda memotongnya, juga sangat berbahaya. Percayakah Anda, sebagian besar kecelakaan yang terjadi di dapur terjadi karena pisau yang tumpul, lho!

8. Bumbu Kering
Tak ada tempat bagi bumbu kering (siap pakai) di dalam dapur! Ingat, bumbu kering hampir tidak memberikan rasa bumbu yang diinginkan. Jika memasak menggunakan bumbu kering, berarti Anda akan mendapatkan hasil masakan tanpa rasa. Begitu menggunakan bumbu segar ke dalam masakan, Anda akan segera tahu bedanya. Ini juga berlaku untuk sayuran. Usahakan untuk selalu membeli sayuran yang paling segar.

9. Alat Dapur Murah
Anda pasti tahu, ada berbagai panci dan wajan yang sangat ringan dan tidak berlapis. Singkirkan segera! Anda tak bisa mendapat atau mengira-ngira panas yang sesuai dengan wajan atau panci seperti ini. Wajan yang benar harus mempunyai dasar yang berat. Tak harus terbuat dari besi, tetapi juga tak boleh meninggalkan banyak sisa lemak.*

Aline / NOVA